-->

Definisi dan Ruang Lingkup Sarana dan Prasarana

05 September 2014



I. DEFINISI SARANA DAN PRASARANA
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (usaha, pembangunan, proyek). Untuk lebih memudahkan membedakan keduanya. Sarana lebih ditujukan untuk benda-benda yang bergerak seperti komputer dan mesin-mesin, sedangkan prasarana lebih ditujukan untuk benda-benda yang tidak bergerak seperti gedung.
Menurut Ketentuan Umum Permendiknas (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional) No. 24 tahun 2007. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah, sedangkan prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. Sarana pendidikan antara lain gedung, ruang kelas, meja, kursi serta alat-alat media pembelajaran. Sedangkan yang termasuk prasarana antara lain seperti halaman, taman, lapangan, jalan menuju sekolah dan lain-lain.
Secara Umum, sarana adalah segala sesuatu yang dapat dipakai sebagai alat dan bahan untuk mencapai maksud dan tujuan dari suatu proses produksi. (contohnya: sabit, cangkul, dll.) Prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya produksi. (contohnya: lahan, jalan, parit, pabrik, tempat kerja, dll.) Misalnya, dalam bidang transportasi darat kita dapat menyebut mobil, motor, bis, taksi sebagai sarana transportasi karena digunakan secara langsung oleh orang. Sedangkan fasilitas pendukung seperti jalan, rambu-rambu, lampu lalu lintas dapat kita sebut sebagai prasarana.
II. RUANG LINGKUP SARANA DAN PRASARANA MENURUT JENISNYA
a)    Peralatan/perlengkapan kantor (office supplies)
Peralatan/perlengkapan adalah alat atau bahan yang digunakan untuk membantu pelaksanaan pekerjaan kantor, sehingga menghasilkan suatu pekerjaan yang diharapkan selesei lebih cepat, lebih tepat dan lebih baik. Peralatan/perlengkapan kantor dibedakan menjadi dua, yaitu
§  Paralatan/perlengkapan kantor dilihat dari bentuknya :
1. Peralatan/perlengkapan kantor berbentuk lembaran
                Perlatan/perlengkapan kantor yang berbentuk lembaran/helaian, yaitu kertas HVS, kertas                folio bergaris, kertas karbon, kertas stensil, formulir, kertas berkop, plastik transparan,          kertas karton, kertas buffalo, amplop dan map.
2. Peralatan/perlengkapan kantor berbentuk nonlembaran
                Peralatan/perlengkapan kantor yang berbentuk nonlembaran (bukan berupa kertas          lembaran), yaitu pulpen, pensil, spidol, penghapus, penggaris, rautan, gunting, pemotong        kertas (cutter), pembuka surat (letter opener), pelubang kertas dll.
3. Peralatan/perlengkapan kantor berbentuk buku
                Peralatan/perlengkapan kantor yang berbentuk buku, antara lain :
1.       Buku catatan (block note), yaitu buku untuk menulis catatan harian sekretaris.
2.       Buku pedoman organisasi, yaitu buku panduan tentang informasi yang berkaitan dengan organisasi, mulai sejarah, struktur, produk dan jasa, hingga prosedur kerja.
3.       Buku tamu, yaitu buku yang digunakan untuk mencatat tamu yang datang ke perusahaan.
4.       Buku agenda surat, yaitu buku yang mencatat keluar masuknya surat sehari-hari.
·         Peralatan/perlengkapan kantor dilihat dari penggunaannya :
1.       Barang habis pakai
                Barang habis pakai adalah barang/benda kantor yang pengguanaannya hanya       satu/beberapa kali pakai atau tidak tahan lama. Contoh : kertas, tinta, karbon, klip, pensil       dan pulpen.
2.       Barang tidak habis pakai
                Barang yang tidak habis pakai adalah barang/benda kantor yang penggunaannya tahan       lama. Contoh : stapler, perforator, cutter, dan gunting.
b)   Mesin-mesin kantor (office machine)
Mesin-mesin kantor (office machine) adalah alat yang digunakan untuk menghimpun, mencatat, mengolah bahan-bahan keterangan dalam pekerjaan kantor yang bekerja secara mekanik, elektrik, dan magnetik. Contoh : komputer, laptop, LCD, mesin tik manual dan elektrik, mesin fotocopy, dll.
c)    Mesin komunikasi kantor
Mesin komunikasi kantor adalah sarana kantor yang digunakan untuk melakukan komunikasi, baik di lingkungan organisasi sendiri maupun ke luar organisasi. Contoh : telepon, interkom, faksimile dan telepon wireless.
d)   Perabot kantor (office furniture)
Perabot kantor adalah benda-benda kantor yang terbuat dari kayu atau besi untuk membantu pelaksanaan tugas pekerjaan kantor. Contoh : meja, kursi, sofa (meja dan kursi untuk tamu), rak buku, lemari, papan tulis dlL.
e)    Interior kantor (office arrangement)
Interior kantor adalah benda-benda kantor yang digunakan untuk menambah suasana jadi menyenangkan sehingga memberi semangat dan kenyamanan dalam menyeleseikan pekerjaan. Contoh : gambar presiden dan wakil presiden, gambar lambang negara, bendera, struktur organisasi, lukisan, patung, vas bunga, tanaman hidup maupun buatan, jam dinding dll.
f)    Tata ruang kantor (office lay out)
Tata ruang kantor adalah pengaturan ruangan kantor serta penyusunan alat-alat dan perabotan kantor sesuai dengan luas lantai dan ruangan kantor yang tersedia sehingga memberikan kepuasan dan kenyamanan kepada karyawan dan pekerja.

Pengertian dan Definisi HUMAS



MENURUT WIKIPEDIA
Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas adalah praktek mengelola penyebaran informasi antara individu atau organisasi dan masyarakat. Humas dapat mencakup sebuah organisasi atau individu yang mendapatkan eksposur ke khalayak mereka menggunakan topik kepentingan publik dan berita yang tidak memerlukan pembayaran langsung. Tujuan dari hubungan masyarakat oleh perusahaan sering untuk membujuk masyarakat, investor, mitra, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempertahankan sudut pandang tertentu tentang hal itu, kepemimpinannya, produk, atau keputusan politik. Kegiatan umum termasuk berbicara di konferensi, memenangkan penghargaan industri, bekerja sama dengan pers, dan komunikasi karyawan.
DEFINISI HUMAS MENURUT PARA AHLI
1.   Marston
·         Public Relation adalah suatu perencanaan dengan menggunakankomunikasi persuasive untuk mempengaruhi persepsi masyarakat
2.   Frank Jeffkins
·         Humas adalah sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana baik ke dalam maupun ke luar antara organisasi dengan publiknya untuk mencapai tujuan khusus, yakni pengertian bersama.
3.   Edward L. Bernays
·         Humas memiliki tiga pengertian :
1)   Memberi penerangan kepada masyarakat.
2)   Pembujukan langsung terhadap masyarakat  guna mengubah sikap  dan  tindakan
3)   Usaha-usaha mengintegrasikan sikap dan tindakan dari permasalahan dengan masyarakat dan dari masyarakat terhadap permasalahannya.
4.   The Public Relations Society of America :
·         Humas membantu suatu organisasi dan publiknya untuk saling beradaptasi secara menguntungkan. Humas adalah usaha organisasi untuk memperoleh kerjasama dari sekelompok orang. Humas membantu organisasi berinteraksi secara efektif dan berkomunikasi dengan publik utama.

5.   Scott M. Cutlip dan Allen H. Center
·         Humas merupakan fungsi manajemen yang menilai sikap publik, mengidentifikasi kebijakan dan tata cara seseorang atau organisasi demi kepentingan publik, serta merencanakan dan melakukan suatu program kegiatan untuk memperoleh pengertian, pemahaman, dan dukungan dari publiknya.
6.   J.C.Seidel
·         Humas adalah proses yang berkelanjutan dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh itikad baik dan pengertian dari langganannya, pegawai, dan publik umumnya ke dalam dengan mengadakan analisis dan perbaikan terhadap diri sendiri keluar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan.
7.   Public Relation World Conference
·         Humas adalah gabungan antara seni dan ilmu pengetahuan yang memperdiksi kecenderungan, memperkirakan konsekuensi, memberi saran kepada pimpinan organisasi, dan melaksanakan rencana kegiatan sebagaimana yang telah ditetapkan untuk melayani kepentingan publik dan organisasinya.
8.   Cutlip, Center, dan Broom
·         Humas adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaaat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi kesuksesan dan kegagalan organisasi tersebut.
9.   Menurut Jeffkins & Daniel Yadin
·         Humas adalah sebuah sistem komunikasi untuk menciptakan niat baik. (Public relations is a system of communication to create goodwill).
10.                Menurut W. Emerson Reck
·         Humas adalah kelanjutan dari proses penetapan kebijaksanaan, penetuan pelayanan dan sikap yang disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan agar orang atau lembaga itu memperoleh kepercayaan dan itikad baik dari mereka. Kedua, pelaksanaan kebijaksanaaan, pelayanan dan sikap adalah untuk menjamin adanya pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya.
11.                The British Institute of Public Relation
·         Humas adalah suatu usaha berencana dan berkesinambungan untuk membina serta memelihara itikad baik ataupun pengertian bersama antara organisasi dengan masyarakatnya.
12.                Majalah Public Relations News
·         Humas adalah fungsi manajemen yang menilai sikap masyarakat,mengidentifikasi karsa dan perilaku individu ataupun suatu organisasi terhadap kepentingan umum, untuk kemudian merencanakan dan melaksanakan program aksi untuk mendapatkan pengertian dari masyarakat dengan tujuan agar diterima masyarakat
13.                The International Public Relations Assosiation
·         Humas adalah fungsi manajemen yangberkelanjutan dan terarah lewat sebuah organisasi dan lembaga umummaupun pribadi, berusaha memenangkan dan mempertahankan pengertian,simpati, dan dukungan orang – orang yang mereka inginkan dengan menilai pendapat umum di sekitar mereka sendiri, untuk kemudian dihubungan sejauh mungkin dengan karsa dan tingkah lakunya, guna mencapai kerjasama yang lebih produktif dan lebih effisien untuk memenuhi kepentingan bersama, dengan suatu informasi yang direncanakan dan disebarluaskan.

PENGERTIAN HUMAS SECARA UMUM

Hubungan masyarakat, atau sering disingkat humas adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/ organisasi.
Humas adalah sebuah proses yang terus menerus dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh kemauan baik dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan publik yang lebih luas. Dalam pekerjaannya, seorang humas membuat analisis ke dalam dan perbaikan diri, serta membuat pernyataan-pernyataan keluar.
Humas atau public relations  adalah sebuah seni sekaligus ilmu sosial dalam menganalisa kecenderungan, meramalkan konsekuensinya, memberikan pengarahan kepada pimpinan institusi/lembaga dan melaksanakan program-program terencana yang dapat memenuhi kepentingan baik institusi maupun lembaga tersebut maupun masyarakat yang terkait.
Public Relations (PR) merupakan fungsi manajemen untuk mencapai target tertentu yang sebelumnya harus mempunyai program kerja yang jelas dan rinci, mencari fakta, merencanakan, mengkomunikasikan, hingga mengevaluasi hasil-hasil apa yang telah dicapainya. Humas bukanlah alat bisnis atau politik, tetapi alat manajemen.
Hubungan masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) adalah sebuah seni berkomunikasi dengan publik untuk membangun saling pengertian, menghindari kesalahpahaman dan mispersepsi, sekaligus membangun citra positif lembaga. Humas bukanlah alat bisnis atau politik, tetapi alat manajemen.
Humas adalah segala bentuk kontak dan hubungan yang diadakan oleh suatu organisasi dengan semua bentuk“publik” baik internal maupun eksternal, hubungan ini adalah meliputi semua bentuk komunikasi. Harus diingat pula, bahwa untuk terbentuknya suatu komunikasi harus terdapat unsur menerima dan memberi atau dialog – dialog dengan pihak –pihak yang berhubungan, dan unsur – unsur yang ada di dalamnya (humas) adalah:
1)   fungsi manajemen
2)   fungsi komunikasi,
3)   fungsi penelitian dan penilaian
4)   suatu fungsi yang dirancang untuk meningkatkan salingpengertian, keserasian, dan masukan yang demokratis ke dalam suatu proses pengambilan keputusan.


Cerpen: Kebahagiaan Tidak Bisa Dibeli Dengan Uang

29 Agustus 2014




                Namaku Agitha Anya Pramesthi. Aku terlahir dari sebuah keluarga yang sederhana. Sebenarnya aku ingin sekali mempunyai kakak atau adik kandung . Namun takdir berkata lain, Ibuku tidak bisa  mempunyai keturunan  lagi sehingga aku menjadi anak semata wayang. Sewaktu aku masih balita, aku sangat disayang dan dimanja dengan kedua orang tuaku. Semua permintaan dan kemauanku hampir semua dikabulkan oleh kedua orang tuaku. Namun setelah 3 tahun  belakangan ini, kedua orang tuaku sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, sehingga kadang mereka lupa dengan keberadaanku. Bahkan ketika waktu akhir pekan atau hari libur, mereka jarang sekali berada dirumah. Kadang juga mereka pergi keluar kota sampai berhari-hari.
                Aku sekarang duduk dibangku kelas 3 SMP. Aku mempunyai sahabat, namanya Puta Diatmaja. Biasanya aku memanggilnya Maja, ya walaupun teman-temannya sering memanggilnya Putra. Dia sangat baik dan perhatian. Dia juga pintar dan rajin, tidak sepertiku yang malas. Dalam keadaanku yang sekarang ini yang kurang perhatian dan kasih sayang, Maja selalu  bisa menghiburku dan selalu perhatian kepadaku.
                “Maja, hari ini kita kerja kelompok yuk, mumpung hari ini aku gaada jadwal les” sekarang  15 menit lagi sebelum bel pulang sekolah. Oh ya, aku juga dipaksa les privat dengan orang tuaku karena sekitar 3 bulan lagi kami semua kelas 3 SMP akan melaksanakan Ujian Nasional. “yahh, sekarang aku ada jadwal les Nye, mending kamu belajar sendiri aja ya untuk hari ini.” Jawab Maja. Kecewa sih, tapi mau gimana lagi Maja adalah anak yang rajin yang selalu nurutin kedua orang tuanya. Tidak sepertiku, les saja suka bolos. Kadang guru privatku aku kerjain agar tidak betah mengajariku. Akhirnya bel pulang  berbunyi, aku segera bergegas pulang ke rumah dan rasanya ingin istirahat secepatnya. Sebenarnya hari ini aku ada jadwal les privat namun karena mungkin guruku kapok untuk datang kerumah ku lagi. Jadi sepertinya dia mengundurkan diri.
                Sesampainya dirumah aku langsung beranjak ke kamar tanpa mengucapkan salam. Toh rumahku selalu kosong tidak ada orang. Namun perkiraanku kali ini salah, sekarang kedua orang tuaku sedang duduk di meja makan. “Githa sini kamu.” Panggil ayahku dengan nada yang sedikit tegas. Akhirnya aku menurutinya dan duduk juga di meja makan. “tumben ayah sama ibu dirumah, biasanya juga lagi sibuk sama pekerjaannya. Bahkan sampai lupa waktu atau mungkin lupa juga kalo di dunia ini masih ada Githa.” Jawabku. “kamu ngomong apasih Nak, kita selalu ingat kamu. Ibu sama Ayah juga bekerja demi kebahagiaan kamu.” Jawab Ibuku. “memang dengan uang, kebahagiaan bisa dibeli? Gak Bu! Githa gamau uang, Githa Cuma mau Ibu sama Ayah punya waktu buat Githa. Githa pengen kaya keluarga lain Bu. Githa pengen kaya Putra, Ayah sama Ibunya selalu ada buat Putra. Coba ibu sama ayah punya waktu buat Githa gak? Gak kan! Yang ada dipikiran Ibu sama Ayah itu Cuma uang dan kerja. Mungkin Githa gak ada dipikiran Ibu sama Ayah. Githa juga capek Bu, Yah, les terus setiap hari. Githa tau Githa bodoh dan malas, tapi kalo Githa setiap hari les dan belajar Githa malah depresi. Mungkin Githa bisa aja jadi gila. Atau Ibu sama Ayah Githa jadi gila?” jawabku dengan nada dengan sedikit berteriak. “ya enggak lah Gith, Ayah sama Ibu menginginkan kamu bisa masuk SMA Negeri, Cuma itu tujuan Ayah sama Ibu Gith.” kini Ayah yang menjawab. “sebenarnya bisa aja Githa menjadi pintar dan rajin, asalkan Ibu sama Ayah mengerti perasaan Githa, mengerti kemauan Githa dan satu lagi Githa berharap Ibu sama Ayah bisa punya waktu buat Githa walaupun Cuma sehari. Githa permisi dulu Bu, Yah pengen istirahat!” jawabku dengan menahan air mata. Aku segera berlari ke kamar dan menangis sejadi-jadinya. Aku ingin sekali Ayah sama Ibu bisa mengabulkan permintaanku.
                Malamnya aku segera menelpon Putra dan curhat sama dia. Aku menceritakan semuanya yang terjadi hari ini. Esoknya, hariku seperti biasanya. Namun, setelah kejadian kemaren, kedua orang tuaku masih berada dirumah saat tadi pagi. Sebenarnya aku senang sekali kalau kedua orang tuaku akhirnya sadar.
                Hari ini aku sama Putra atau Maja belajar bersama dirumahku. Saat aku membuka pintu, tiba-tiba saja kedua orang tuaku memelukku dengan erat sambil menangis. “Ibu sama Ayah minta maaf ya Gith, kalau Ibu sama Ayah Cuma memikirkan uang demi masa depan kamu. Akhirnya Ibu sama Ayah sadar kalau selama ini kamu menjadi malas karena Ibu sama Ayah jarang sekali ada waktu buat kamu Gith.” Aku senang sekali akhirnya kedua orang tuaku sadar. “iya Bu, Yah, Githa juga minta maaf ya kalau selama ini Githa Cuma bisa ngerepotin Ibu sama Ayah, Githa gapernah melakukan hal yang bikin Ibu sama Ayah bangga. Githa janji, Githa bakalan dapet NEM tinggi dan bisa masuk SMA Negeri yang bagus.” Jawabku dan melepaskan pelukan mereka. “Putra makasih yaa kalau selama ini kamu mau menemani Githa disaat Githa sedang kesepian. Om minta tolong ya Putra, tolong bantu Githa agar bisa menepati janjinya.” Kata Ayah. “iya om, Putra janji bakalan bantu Githa dan selalu ingetin Githa supaya gak males Om.” Jawab Putra yang diakhirin dengan cengiran.
                Perasaanku senang sekali, akhirnya kedua orang tuaku sadar kalau uang tidak bisa membeli kebahagiaan, karena kebahagiaan itu berasal dari rasa kasih sayang dari orang yang kita sayang.

-Selesai-

Cerpen by Anita Hidayanti

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS